Jumat, 26 April 2013

Dua Dara Raki Jawa Timur asal FIB


FIB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur. Tugas mereka adalah mempromosikan pariwisata Jawa Timur demi mendongrak kunjungan wisataman mancanegara.
Acara puncak penganugerahan Raka Raki Jawa timur dilaksanakan Sabtu, 23 Maret 2013 di Convention Hall Grand City Surabaya. Pada kesempatan tersebut, ternyata terdapat dua mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya yang sama-sama mewakili daerahnya masing-masing dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur. Yakni Mega Suryaning Putri dan Retno Ambar Arum, dua dara asal FIB.
Dara cantik pertama adalah Mega Suryaning Putri. Mega, itulah sapaan yang ditujukan pada wanita cantik 18 tahun ini. Tak disangka-sangka, berawal dari coba-coba Ia mewakili daerahnya, Kediri, sebagai perwakilan untuk Raki Jawa Timur 2013. Diusianya yang masih terbilang belia, Mega menunjukkan kemampuannya sebagai perwakilan termuda untuk Raki Jawa Timur dari Kediri.
Awalnya Mega merasa minder setelah melihat Raka dan Raki dari daerah lain yang lebih berpengalaman dari dirinya. Namun selama pelatihan, Mega mendapatkan banyak pelatihan terkait materi tentang kepariwisataan dan tat arias serta suntikan motivasi selama masa karantiana. Sehingga Mega merasa dirinya mampu untuk tetap melaju pada kompetisi ini.
Di usia yang masih sangat belia, Mega akhirnya mampu membuktikan bahwa dirinya bisa meraih penghargaan dari ajang bergengsi Pemilihan Duta Wisata ini. Mega mendapat penghargaan sebagai Raki Busana Terbaik 2013. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Mega, karena pasalanya, Mega sendiri bukan orang yang gemar berdandan.

Mega mengaku bahwa Ia mengorbankan banyak hal untuk Kirana dan Raki ini, namun Ia tidak menyesal karena banyak sekali pelajaran yang Ia dapatkan dari hal ini. Pengalaman dan pelajaran merupakan hal yang tidak ternilai bagi Mega untuk saat ini. Diusia yang masih belia, Ia memang masih sangat ingin memupuk pengalaman sebanyak mungkin, karena Ia yakin, tak ada yang sia-sia didunia ini.
Lain  Mega, lain pula Arum. Dara cantik kelahiran 15 Agustus dengan tinggi semapai dan tubuh ideal ini memberikan kebanggaan yang luar biasa bagi Fakultas Ilmu Budaya. Ia menyabet gelar sebagai Raki Jawa Timur 2013. Ini merupakan hal yang sangat membanggakan bagi Arum, Ia mendapatkan hujanan pujian dan selamat setelah menyandang gelar tersebut. Arum yang diwawancarai kira-kira seminggu setelah kemenangannya mengaku masih dalam susana euphoria yang wah. Ia sendiri tidak menyangka bahwa Ia akan memenangkan ajang bergengsi ini.
Arum yang memang memiliki kegemaran travelling sejak SMA memang tidak perlu lagi dipertanyakan pengetahuannya tentang kepariwisataan Jawa Timur. Saat diwawancarai, Ia menyebutkan beberapa pantai wisata yang berada di Jawa Timur, antara lain Pos Sarang Kediri, Jogjakarta, Batu dan Malang yang sudah tentu menjadi daerah yang tidak asing baginya. Arum juga memilki gagasan menarik untuk kepariwisataan Jawa Timur. Ia menuturkan bahwa kepariwisataan Jawa Timur kurang dilengkapi dengan infrastrukturnya, sehingga kita sebagai masyarakat Jawa Timur atau yang dekat daerah tersebut seharusnya bisa memanfaatkan keadaan tersebut dengan membentuk infrastruktur yang baik. Dengan demikian pengolahan SDA maupun SDM diwilayah tersebut dapat terkontrol dan terkendali.
Ia berpesan tidak hanya melalui Raka-Raki saja kepariwisataan bisa dipromosikan, melainkan melalui teman-teman sekitar dan juga keluarga. Hal ini dirasa sangat efektif karena pendekatan yang dilakukan secara lisan dan personal akan lebih mengena kepada orang-orang yang dituju. Dengan begitu, akan lebih banyak orang yang mengunjungi tempat wisata Jawa Timur dan tentunya akan menambahkan rasa memilki untuk menjaga tempat-tempat tersebut.
Seperti halnya dengan Mega, Arum pun melewati serangkaian proses karantina menuju Raki 2013. Saat Mega ditanyai mengenai Arum, senyumnya langsung sumringah dan Ia berkata. “Iya, benar, saya mendengar kabar dari salah satu staf BEM bahwa ada teman dari FIB juga yang mengkuti pemilihan Raki ini. Saat saya bertemu dengan Mbak Arum, Ia menyapa saya dengan hangat. Ia orang yang baik” tutur Mega. “Kami sama-sama bersaing dalam kompetisi ini, tapi bukan dalam arti yang buruk. Kami sama-sama membawa nama FIB” tambahnya lagi sambil tersenyum.
Sudah banyak prestasi yang diraih oleh mahasiswa(i) FIB, tak hanya tingkat regional, nasional pun diraih oleh teman-teman seperjuangan kita. Ini membuktikan bahwa SDM FIB lambat laun menunjukkan bahwa kita memang memiliki kualitas yang tak kalah dari fakutas lain, bahwa kita bisa asalakan kita mau mencoba dan berusaha. Semangat untuk FIB! (ken/fib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • PK2MABA FIB UB 2013